Setiap tahun, kargo bernilai miliaran dolar rusak selama transit — bukan karena kecelakaan, namun karena perpindahan dan benturan yang dapat dicegah di dalam kontainer dan trailer. Tas Dunnage menawarkan solusi sederhana, efektif, dan hemat biaya untuk masalah ini. Baik Anda melakukan pengiriman melintasi kota atau melintasi lautan, memahami cara kerja tas dunnage dan tas udara dunnage dapat membuat perbedaan terukur dalam tingkat kerugian dan laba Anda.
Kantong dunnage — juga disebut kantung udara atau dunnage tiup — adalah perangkat bantalan yang digunakan untuk mengisi ruang kosong antara muatan kargo di dalam kontainer pengiriman, gerbong, truk, dan kapal laut. Ketika muatan tidak memenuhi kontainer sepenuhnya, celah memungkinkan palet, peti, dan kotak bergeser selama transit. Pergerakan kecil sekalipun dapat menyebabkan kerusakan produk, runtuhnya beban, atau kerusakan struktural pada barang itu sendiri.
Kantong dunnage dimasukkan ke dalam celah ini dan dipompa dengan udara bertekanan. Setelah mengembang, bahan ini menekan dengan kuat muatan kargo di dekatnya, menghilangkan pergerakan dan menyerap getaran serta benturan yang terjadi secara alami selama pengangkutan. Mereka bertindak sebagai dinding penyerap guncangan antar produk, menjadikannya salah satu alat perlindungan kargo yang paling banyak digunakan di seluruh rantai pasokan global.
Tas dunnage tersedia dalam beberapa jenis, termasuk pilihan berbahan dasar kertas, poliwoven, dan polietilen. Masing-masing disesuaikan dengan bobot muatan, ukuran celah, dan lingkungan transportasi yang berbeda. Memilih jenis yang tepat bergantung pada karakteristik kargo spesifik dan kondisi pengiriman Anda.
Kantong udara Dunnage beroperasi dengan prinsip mekanis yang lugas namun sangat efektif. Mereka terdiri dari kandung kemih bagian dalam — biasanya terbuat dari film polietilen — dibungkus dengan kulit luar pelindung yang terbuat dari kertas kraft, anyaman polipropilena, atau kombinasi bahan. Kandung kemih menampung udara bertekanan, sedangkan kulit terluarnya memberikan kekuatan struktural dan ketahanan terhadap tusukan.
Proses pemompaannya cepat dan hanya memerlukan kompresor udara standar atau alat pengatur udara. Kebanyakan kantong dilengkapi katup satu arah yang memungkinkan udara masuk tetapi mencegahnya keluar setelah tekanan target tercapai. Tekanan inflasi umumnya berkisar antara 2 hingga 8 PSI tergantung pada jenis tas dan kebutuhan kargo — cukup rendah untuk aman, namun lebih dari cukup untuk menstabilkan muatan multi-ton.
Setibanya di sana, tas-tas tersebut dikempiskan dan dikeluarkan. Banyak jenis yang dapat digunakan kembali berkali-kali, menjadikannya praktis dan hemat biaya untuk operasi pengiriman volume tinggi.
Tidak semua tas dunnage dibuat dengan cara yang sama, dan memahami perbedaannya akan membantu Anda mencocokkan produk yang tepat dengan skenario pengiriman Anda. Berikut ini rincian jenis yang paling umum:
Ini adalah pilihan yang paling ekonomis dan banyak digunakan untuk kargo ringan hingga menengah dalam angkutan truk kering dan aplikasi antar moda. Produk ini merupakan produk sekali pakai, dapat terurai secara hayati, dan mudah dibuang. Namun, bahan ini tidak cocok untuk lingkungan lembab atau angkutan laut, karena kelembapan dapat merusak cangkang kertas dengan cepat.
Dibuat dengan lapisan luar anyaman polipropilena dan kantung bagian dalam polietilen, tas anyaman poli secara signifikan lebih tahan lama dibandingkan alternatif kertas. Tas ini tahan lembab, dapat digunakan kembali, dan ideal untuk kontainer laut, pengiriman kereta api, dan aplikasi di mana tas mungkin terkena penanganan yang kasar atau permukaan yang tidak rata.
Tas ini digunakan dalam aplikasi khusus yang memerlukan fleksibilitas ekstrem atau ketahanan kimia tertentu. Mereka cenderung digunakan dalam lingkungan pengiriman makanan atau farmasi yang mengutamakan kompatibilitas bahan.
Tas Dunnage menawarkan berbagai keuntungan yang lebih dari sekadar mencegah pergerakan kargo. Berikut adalah manfaat utama yang menjadikannya sangat diperlukan di berbagai industri:
Memilih tas dunnage yang tepat bergantung pada empat faktor utama: ukuran ruang kosong, berat muatan, moda transportasi, dan kondisi lingkungan selama transit.
Ukur ruang kosong sebelum memesan. Kantong dunnage harus berukuran sedikit lebih besar dari celah yang diisinya — biasanya ukuran kantong harus melebihi ruang kosong setidaknya 20% untuk memastikan tekanan kontak pemompaan yang memadai. Menggunakan tas yang terlalu kecil akan mengakibatkan dukungan yang tidak memadai, sedangkan tas yang terlalu besar mungkin sulit untuk dimasukkan dengan benar ke dalam ruang yang tersedia.
Untuk angkutan laut dan kereta api, selalu pilih tas poliwoven pada Level 3 atau lebih tinggi. Moda transportasi ini membutuhkan waktu transit yang lebih lama dan tekanan mekanis yang lebih besar, dan kantong kertas tidak dapat bertahan dalam kondisi tersebut. Untuk angkutan truk domestik standar yang melibatkan barang konsumsi dengan palet, kantong kertas Level 1 atau Level 2 umumnya cukup dan lebih hemat biaya.
Bahkan tas dunnage berkualitas tinggi pun akan rusak jika digunakan secara tidak benar. Berikut adalah kesalahan yang paling sering dilakukan pengirim barang — dan cara menghindarinya: